All about the latest information in today

Breaking

Jumat, 23 Februari 2018

Ketika Korban Hampiri dan Peluk Terdakwa Bom Thamrin

Korban selamat dalam ledakan bom di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016, Iptu Denny Mahieu, memeluk dan berbisik-bisik dengan terdakwa Aman Abdurrahman seusai memberikan kesaksian dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Bitnews - Korban selamat ledakan bom di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016, Ipda Denny Mahieu, menyatakan dalam sidang permasalahan terorisme dengan tertuduh Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018).

Dalam sidang tersebut, Denny mengisahkan kembali peristiwa dua tahun kemudian itu.

Saat itu, dia sedang di pintu pos polisi Sarinah, di antara titik ledakan.

Dia juga menjadi di antara korban.

Dalam persidangan, Denny menyatakan tak mengenal Aman. Dia melulu tahu sosok Aman dari sekian banyak  pemberitaan media massa.

"Kenal dalam perkabaran dan media," kata Denny.

Denny menyerahkan kesaksian, Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini menanyakan komentar Aman soal pernyataan Denny.

"Saya tidak tahu menahu," ujar Aman.

Setelah itu, Denny berdiri dan menyerahkan sikap hormat untuk majelis hakim yang sedang di depan, jaksa penuntut umum yang sedang di sisi kiri, serta Aman dan penasihat hukumnya yang sedang di sisi kanan.

Denny lantas meminta izin majelis hakim untuk mendekat Aman.

Majelis hakim mempersilakan.

Denny kemudian menyalami Aman dan memintanya berdiri.

Setelah itu, Denny langsung mendekap Aman.

Mereka terlihat berbisik-bisik sebelum kesudahannya Denny meninggalkan ruang sidang. Tak jelas apa yang mereka bicarakan.

Denny menampik berkomentar setelah terbit dari ruang sidang.

Sementara itu, Aman menyinggung Denny berbisik dan menyinggung mereka sebagai sesama orang Sunda.

"Dia bilang sama-sama orang Sunda," kata Aman seusai persidangan sambil dijaga polisi pulang ke tahanan.

Adapun Aman didakwa menggerakkan orang melakukan sekian banyak  aksi terorisme, tergolong peledakan bom di Jalan MH Thamrin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar