All about the latest information in today

Breaking

Rabu, 07 Februari 2018

BCA Anggarkan Rp 4,5 Triliun untuk Caplok 2 Bank Kecil

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja di Jakarta
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (20/6/2016).
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA berencana mengakuisisi dua bank kecil sebagai salah satu target ekspansi tahun ini.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pendanaan untuk memuluskan rencana akuisisi tersebut meski belum menyebutkan nama-nama bank yang dibidik.

"Sementara kami anggarkan Rp 4,5 triliun termasuk kebutuhan delapan anak usaha," kata Jahja, Rabu (7/2/2018).

Jahja mengatakan, sebenarnya rencana akuisisi terhadap dua bank tersebut sudah ingin dilakukan sejak tiga tahun yang lalu.

Namun, karena suasana yang belum kondusif, maka BBCA baru akan merealisasikannya tahun ini.

Nantinya, kedua bank yang akan dicaplok BCA itu akan dimerger sebagai second brand. Meski tak menyebut nama, namun Jahja bilang, bank yang dibidik merupakan bank nasional.

Lanjut Jahja, kemungkinan bank yang akan diakuisisi tersebut masuk kelas Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) I atau BUKU II.

Rekomendasi Buy

David Nathanael Sutyanto, analis PT Equator Swarna Sekuritas David Sutyanto menilai, rencana mengakuisisi bank ini menjadi bukti bahwa BBCA ingin mendiversifikasi ke beberapa segmen nasabah.

"Ini merupakan strategi BBCA untuk menangkap captive market," kata David, Rabu (7/2/2018). Menurutnya, hal ini menjadi suatu cara ekspansi yang lumrah dilakukan untuk menjaring nasabah.

David menilai, rencana tersebut cukup positif, karena dengan adanya aksi tersebut pasar BBCA akan menjadi semakin besar.

Ia masih merekomendasikan buy saham BBCA dengan target harga di level Rp 27.000 per saham.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar